KOMPAS.com — Pohon natal yang ada di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, ini mungkin menjadi pohon natal termegah sekaligus termahal. Pohon natal yang berhiaskan emas, berlian, dan batu-batu mulia ini bernilai Rp 99 miliar!
Seperti halnya di berbagai belahan dunia, pohon natal yang menjadi hiasan wajib juga terlihat di negeri kerajaan itu. Yang membedakan adalah, pohon natal di Hotel Emirate Palace, Abu Dhabi, itu diklaim sebagai yang termahal di dunia. Biaya pembuatannya mencapai 11 juta dollar AS atau sekitar Rp 99 miliar.
Pohon natal setinggi 13 meter itu dilengkapi pita-pita emas dan perak, ornamen berbentuk bola, dan lampu-lampu kecil berwarna putih. Ada juga perhiasan kalung, anting-anting, dan perhiasan lain tergantung di cabang-cabang pohon natal itu.
"Secara total pohon ini dihiasi 181 permata, mutiara, berlian, batu safir, dan batu-batu mulia lain," kata pemilik Style Gallery, Khalifa Khouri, yang menyediakan perhiasan untuk pohon ini.
"Pohonnya sendiri berharga 10.000 dollar AS (sekitar Rp 90 juta)," kata Manajer Umum Hotel Emirate Palace Hans Olbertz.
Dengan keberadaannya, pohon natal ini diharapkan bisa masuk dalam Guinness Book of World Record.
sumber : www.yahoo.com
www.cornerwithlove.blogspot.comwww.cornerwithlove.blogspot.comwww.cornerwithlove.blogspot.comwww.cornerwithlove.blogspot.comwww.cornerwithlove.blogspot.comwww.cornerwithlove.blogspot.comwww.cornerwithlove.blogspot.comwww.cornerwithlove.blogspot.comwww.cornerwithlove.blogspot.comwww.cornerwithlove.blogspot.com
Label
- Aktor (5)
- Artist (1)
- Atlet (3)
- Beckham (1)
- Bintang Besar (5)
- Cristiano Ronaldo (1)
- Geogarafi (1)
- Hari Besar (7)
- iLmiah (1)
- Irfan Bachdin (1)
- Julia Estele (1)
- Natal (2)
- Shah Rukh Khan (1)
- Teleskop Boscha (1)
Tampilkan postingan dengan label Natal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Natal. Tampilkan semua postingan
Minggu, 19 Desember 2010
MENGAPA LAMBANG DARI NATAL ADALAH POHON CEMARA?
Sebenarnya tradisi natal dibawah oleh orang barat
pada saat itu, 25 desember, untuk membuat hiasan maka
mereka melihat, pohon yang bertahan thd salju dan tetap hijau
adalah pohon cemara.
sebab itu mereka memakai pohon cemara itu sebagai hiasan
sekali gus, mereka memberi arti,
bahwa ada kehidupan (terang) walau kegelapan menyelimuti
bumi. ingat waktu itu, makin hari matahari makin cepat berlalu dieropah.
natal tanpa pohon cemarapun, tidak masalah
kalau anda lihat sekarang, yang digunakan untuk hiasan natal
banyak sudah diganti oleh cemara artifisial
sumber : yahoo answer
Langganan:
Postingan (Atom)
